Memutar kaset radio zamannya nike ardila booming, ketika ada lirik lagu yang tidak ingin kita lewatkan dan ingin di dengar berulang-ulang, maka ada tombol backward yang bisa kita pergunakan untuk mensetting bagian lagu yang kita ingin dengar berulang-ulang, begitu pun ketika kita sedang memutar Film dengan perangkat DVD, ada adegan yang penulis suka putar berulang-ulang di Film “Fighting", yaitu ketika channing Tatum yang saat itu tengah sangat marah kemudian memukul keras sebuah pintu yang tidak terbuat dari kayu dan berlalu begitu saja, dingin abis!
menyenangkan bisa mengembalikan atau mem-pause bagian-bagian yang tidak ingin kita lewatkan, namun In a Fact kehidupan tidak semua hal bisa di backward atau di pause, misalnya saja ketika penulis dan beberapa kawan mendaki gunung pangrango pertengahan tahun yang lalu, sesampainya sore hari di kandang badak untuk berkemah, malam harinya penulis ditemani oleh dua orang teman yang ketika itu masih terjaga dari tidurnya, satu sama lain saling bercerita dan saling berebut untuk memecahkan masalahnya masing-masing sembari berkelakar. tawa yang hebat malam itu cukup untuk menghangatkan jari-jari kaki yang agak membeku dikipas angin dari luar tenda. why does tonight, have to end? why don't we hit restart, and pause it at our favorite parts.
sungguh lemah dan terbatasnya kita sebagai manusia.
***
saat tengah dirasuki Amarah ganas disebabkan permasalahan yang remeh temeh bin sepele, lalu kemudian mulai memaki siapa saja orang disekeliling kita yang tidak pantas untuk dimaki, setelahnya kita sadar dan merasa malu dengan tindakan yang baru saja dilakukan, namun sayangnya kita tidak bisa membackward peristiwa tersebut. ternyata ada hal yang tidak bisa di backward dan di pause, dia adalah waktu, waktu yang terus bergulir detik demi detiknya tidak bisa kita kembalikan. Waktu akan menggilas tanpa jeda.
waktu bagi orang kapitalis adalah uang, maka mereka akan terus diburu waktu untuk mendapatkan uang dan menghabiskan waktunya dengan hanya mencari uang. Sedangkan bagi umat Islam waktu adalah pedang, waktu bisa membunuh siapa saja yang menyia-nyiakannya, Seorang muslim yang menyadari bahwasanya dia itu di ciptakan dan setiap perbuatan di dunia akan dipertanggunjawabkan maka dia akan terus menghabiskan waktunya untuk beribadah kepada Allah, beribadah tidak hanya sebatas ibadah Ritual, karena Islam bukan hanya sekedar agama ritual belaka, bukan pula sekedar ide-ide teologi atau kepasturan. Akan tetapi Islam adalah suatu metode kehidupan tertentu, di mana setiap muslim dan seluruh kaum muslimin wajib menjalani kehidupannya sesuai dengan metode ini. seorang muslim yang taat akan sekuat tenaga menjauhi Riba, menjauhi zina, benci terhadap aturan buatan manusia dan rindu di atur oleh hukum-hukum Allah secara menyeluruh di dalam kehidupan.
waktu bagi orang kapitalis adalah uang, maka mereka akan terus diburu waktu untuk mendapatkan uang dan menghabiskan waktunya dengan hanya mencari uang. Sedangkan bagi umat Islam waktu adalah pedang, waktu bisa membunuh siapa saja yang menyia-nyiakannya, Seorang muslim yang menyadari bahwasanya dia itu di ciptakan dan setiap perbuatan di dunia akan dipertanggunjawabkan maka dia akan terus menghabiskan waktunya untuk beribadah kepada Allah, beribadah tidak hanya sebatas ibadah Ritual, karena Islam bukan hanya sekedar agama ritual belaka, bukan pula sekedar ide-ide teologi atau kepasturan. Akan tetapi Islam adalah suatu metode kehidupan tertentu, di mana setiap muslim dan seluruh kaum muslimin wajib menjalani kehidupannya sesuai dengan metode ini. seorang muslim yang taat akan sekuat tenaga menjauhi Riba, menjauhi zina, benci terhadap aturan buatan manusia dan rindu di atur oleh hukum-hukum Allah secara menyeluruh di dalam kehidupan.
Ditengah kehidupan yang sekuleristik seperti sekarang, aturan Allah telah dijauhkan kepada pemeluknya, maka sebagai muslim yang taat dan meyakini hanya Islam yang patut di jadikan sebagai The way of life, memperjuangkan tegaknya hukum Allah di bumi Allah menjadi pilihan yang wajib harus diperjuangkan, dalam naungan Institusi Umat islam Khilafah hukum-hukum Allah akan diterapkan secara Kaffah, maka gunakan waktu kita untuk berjuang dan bergabung dalam barisan orang-orang yang menyeru kepada penegakkan Institusi pemersatu Umat Islam Khilfah Islamiyah. Wallahu a’lam.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar